Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
14/03/12
PENYAKIT PADA MOTOR MATIC
TIPS MEMILIH OLI MOTOR
Pertama, kenali dulu bahan dasarnya, ada 3 jenis oli dilihat dari bahan dasarnya yaitu:
1.Mineral
2.Synthetic blend (Semi Sintetik)
3. Full Synthetic
Secara kasat mata sulit untuk membedakannya namun yang pasti tiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. oli mineral lebih tahan terhadap penguapan namun viskositas (kekentalannya) mudah berubah karena tidak tahan suhu tinggi dan kondisi ekstrim, sedangkan oli sintetik lebih mudah menguap tapi viskositasnya lebih stabil dan tahan dalam kondisi ekstrim panas maupun dingin.
Oli mineral cocok untuk motor keluaran tahun lama karena clearance atau celah-celah mesinnya lebih renggang, lain halnya dengan oli semi sintetik yang lebih cocok untuk motor- motor keluaran tahun terbaru, sedangkan oli full sintetik lebih cocok pada motor high performance, multi silinder, multi klep dan berkompresi tinggi atau motor yang digunakan untuk keperluan kompetisi (balap), sebenarnya motor harian tidak haram menggunakan oli full sintetik hanya saja akan menjadi mubazir karena dari segi ekonomis oli yang benar- benar full sintetik harga per liternya bisa bikin nangis mencapai 100 sd 150rb bahkan lebih, mending beli bensin dapet berliter-liter he..he.. bisa jalan sampe jauuuuuhhhhh.. Kedua, kenali kode - kode dan sertifikasi pada kemasan Oli.
Kalau kita baca dan perhatikan pada kemasan Oli ada tulisan kode huruf dan angka , misalnya seperti ini :
(10W-40 API service SL / JASO MA2). Kalau brader baca tulisan tersebut gak usah bingung apa maksudnya, kode - kode tersebut merupakan "sertifikat" dan keterangan yang diberikan oleh perusahaan pembuat oli tersebut, Sertifikat terhadap kualitas oli secara internasional beragam, namun yang umumnya sering dipakai sebagai standar oli di dunia adalah API dan JASO. Lalu apakah API dan JASO itu?
API yang ini bukan buat masak locah melainkan American Petroleum Institute, adalah lembaga yang mengetes dan memeriksa kualitas oli yang dipakai di negara-negara eropa dan amerika dan umumnya standar API sudah dimiliki oleh hampir seluruh merek oli. API Service biasanya menggunakan inisial
S = untuk bensin dan C = untuk solar.
Adapun huruf yang mengikuti di belakangnya merupakan tingkatan (grade) dari oli tersebut. Contoh: SA, SB, SC, SD, SE, SF, SG, SH, SJ, SL (bensin) CA, CB, CF, CH, CH4 (solar). Semakin jauh abjad yang mengikutinya, semakin bagus kualitas oli tersebut dan telah memenuhi syarat oli sebelumnya. Dengan kata lain kendaraan yang dianjurkan menggunakan oli dengan grade SH dapat menggunakan oli grade SL.Tetapi tidak sebaliknya karena akan ada efek samping seperti mudah oli menguap, terlalu cepat minta diganti, mudah berubah warna dll.
Berikut grade yang ada di pasaran (untuk bensin):
API Service SL: untuk kendaraan tahun 2001
API Service SJ: untuk kendaraan tahun 1996
API Service SH: untuk kendaraan tahun 1996
API Service SG: untuk kendaraan tahun 1993
Sedangkan JASO (Japanese Automotive Standar Association) adalah lembaga di jepang yang mengecek dan menguji kualitas oli untuk kendaraan di negaranya (timbul pertanyaan kok jepang ngeluarin standar oli sendiri?) itu karena karakteristik mesin dan kendaraan buatan eropa dengan kendaraan buatan jepang berbeda. Motor-motor buatan jepang umumnya menggunakan kopling basah sedangkan kendaraan buatan eropa menganut sistem kopling kering yang artinya tidak terendam oli sehingga kendaraan buatan eropa cukup dengan sertifikasi API sedangkan kendaraan buatan jepang selain sertifikasi API wajib memiliki sertifikasi JASO.
JASO MA adalah kode untuk menunjukkan bahwa oli tersebut sangat cocok untuk motor berkopling basah (terendam oli) dan umumnya semua motor yang masuk ke indonesia menganut sistem kopling basah jadi saya sarankan pilih oli HARUS punya sertifikasi ini, kalau gak ada kode ini mendingan jangan pilih oli tersebut, karena akan beresiko kanvas kopling motor sobat cepat aus dan selip bahkan gosong. Sedangkan kode di belakang JASO menunjukkan kualitas sertifikat. Yang paling tinggi adalah JASO MA2 jadi klo bisa pilih yang kode MA nya paling tinggi.
Khusus untuk motor matic pilih yang ada kode JASO MB karena tipe mesinnya berbeda. Terus kode angkanya (misal 20w-50 atau 10w-40) artinya apa tuh? ini artinya oli memiliki tingkat viskositas atau kekentalan dengan indeks (10) pada keadaan dingin (Winter) dan akan berubah menjadi kekentalan dengan indeks (40) pada suhu 100 derajat celcius. Banyak sobat kita diluar sana masih kurang paham dalam memilih oli untuk sepeda motor bahkan ada yang menggunakan oli mobil untuk motor mereka atau bahkan ada yang salah beli karena sama sekali gak ngeh bedanya oli motor ama oli mobil (mungkin pas beli di tokonya mati lampu sehingga gelap dan salah ngambil, xixixixi...), timbul pertanyaan sebenarnya boleh gak sich pake oli mobil di motor kita? Jawabannya bukan tidak boleh, hanya saja tidak direkomendasikan, alasannya bahan yang digunakan untuk membuat oli motor dan mobil jauh berbeda, oli mobil lazim dilengkapi bahan yang masuk kategori friction modifier. Maksudnya, sejenis aditif yang bikin pelumasan makin lama makin licin dan makin licin makin asik.(Itu lain lagi kalee yaa...ha..ha..) Untuk kebutuhan hindari gesekan material dalam mesin, memang bahan itu memberi efek bagus. Meski memakai oli yg termasuk katagori encer, tapi tidak khawatir gesekannya akan merusak material. Tapi ingat! Oli tersebut tidak cocok untuk motor dengan kopling basah. Soalnya akan terjadi slip kopling, kanvas kopling gampang aus atau bahkan gosong. Itu sebabnya oli mobil tidak direkomendasikan untuk motor. Lalu bagaimana dengan motor matic bisakah pakai oli mobil? Kan sistem transmisinya terpisah dari mesin tuch. Jawabannya sama yaitu tidak direkomendasikan, alasannya meskipun mesinnya mirip- mirip dengan mobil tapi faktanya mesin motor baik itu matic atau motor apapun lebih stress daripada mesin mobil, bisa dilihat dari RPM nya. Putaran mesin motor bisa sampai 9000 RPM (belum red line) bahakan lebih, sedangkan mobil pada umumnya hanya 6000 RPM (lebih dari itu masuk red line), sehingga motor lebih memerlukan oli yang tahan banting dan tahan stress karena melumasi tiga bagian penting yaitu mesin ( piston, klep, kem, kruk as brikut teman2 nya), kopling, dan gearbox. Jika dipaksakan pake oli mobil yang hanya diformulasikan untuk mesin saja dikhawatirkan olinya lebih cepat minta ganti, performanya cepat menurun lalu kekentalannya mudah berubah sehingga tidak mampu bekerja maksimal melindungi mesin, ujung - ujungnya bisa merusak mesin. Untuk membedakan mana oli buat motor dan mana yang buat mobil sebenarnya mudah, bisa dilihat dari kemasannya. Oli motor umumnya ada gambar motor bukan yang ada gambar cewek seksinya loch, kalau oli yang itu beda lagi kegunaannya walaupun sama-sama bikin licin. : p ( kok nyasar kesitu terus jadinya, he..he..) dan biasanya ada tulisan 4T atau kalau gak ada tanda tersebut cukup baca kodenya saja kalau ada kode JASO MA itu tandanya untuk motor kopling basah, kalau JASO MB untuk motor matic. Jadi dari penjabaran diatas rasanya kita para biker jangan lagi salah dan bingung memilih oli untuk cewek... waduh... maksud saya motor kesayangannya, walaupun sebenarnya oli yang paling aman untuk motor kita adalah oli rekomendasi pabrikan namun kita sebagai konsumenlah yang memiliki hak dalam memilih oli apa yang digunakan untuk motornya, dimanapun konsumen adalah raja! so.... apapun merek motor dan tipenya yang penting olinya harus tepat ya bro... Trus jangan sampe jadi korban iklan dan terpaku pada merek oli tertentu dengan jargon atau semboyan andalannya.
sumber: forum.ampm.co.id/ showthread.php
11/03/12
kode rahasia hp cina
*#66*# Set Factory Mode CONFIRMED
*#8375# Show Software Version CONFIRMED *#1234# A2DP ACP Mode CONFIRMED *#1234# A2DP INT Mode CONFIRMED *#0000# + Send : Set Default Language CONFIRMED *#0007# + Send : Set Language to Russian CONFIRMED *#0033# + Send : Set Language to French CONFIRMED *#0034# + Send : Set Language to Spanish CONFIRMED *#0039# + Send : Set Language to Italian CONFIRMED *#0044# + Send : Set Language to English CONFIRMED *#0049# + Send : Set Language to German CONFIRMED *#0066# + Send : Set Language to Thai CONFIRMED *#0084# + Send : Set Language to Vietnamese CONFIRMED *#0966# + Send : Set Language to Arabic CONFIRMED CHINESE MODELS: default user code: 1122, 3344, 1234, 5678 Engineer mode: *#110*01# Factory mode: *#987# Enable COM port: *#110*01# -> Device -> Set UART -> PS Config -> UART1/115200 Restore factory settings: *#987*99# LCD contrast: *#369# software version: *#800# software version: *#900# set default language: *#0000# Send set English language: *#0044# Send set English language (new firmware): *#001# Send also ========== Service codes BenQ: software version: *#300#test mode: *#302*20040615# Service codes Pantech: software version: *01763*79837# service menu: *01763*476# reset defaults (phone/user code reset to default): *01763*737381# Service codes 3xx, 5xx: software version: *#79# software version: *#837# Service codes VK200, VK2000, VK2010, VK2020, VK4000: software version: *#79# service menu: *#9998*8336# (hold #) reset defaults (phone/user code reset to default): *#9998*7328# (hold #) Service codes LG: software version: 2945#*# Service codes Sony-Ericsson: J100 software version: #82# Service codes Fly: 2040(i) reset defaults: *#987*99# SendMX200 reset defaults: *#987*99# Send MX200 software version: *#900# Send SL300m reset defaults: *#987*99# Send SL300m software version: *#900# Send SL500m reset defaults: *#987*99# Send SL500m software version: *#900# Send MP500 reset defaults: *#987*99# Send MP500 software version: *#900# Send Set language to English: *#0044# Set language to Russian: *#0007# Service codes Konka: C926 software version: *320# Send C926 set default language: *#0000# Send C926 set English language: *#0044# Send Service codes GStar: GM208 (Chinese Nokea 6230+) engineering menu: *#66*# Set language to English: *#0044# Set language to Russian: *#0007# Service codes Motofone: Motofone F3 software version: **9999* Send C113, C114, C115, C115i, C116, C117, C118 software version: #02#* C138, C139, C140 software version: #02#* C155, C156, C157 software version: #02#* C257, C261 software version: #02#* V171, V172, V173 software version: #02#* V175, V176, V176 software version: #02#* C168, W220 software version: *#**837# W208, W375 software version: #02#* ZTE Mobile:>1- *938*737381# 2- PHONE WILL DIPLAYED DONE 3- POWER OFF YOUR PHONE AND POWER ON AGAIN alcatel:>E205 unlocking phone code,only press***847# without simcard E900 software version: *#5002*8376263# E900 full reset: *2767*3855# Service codes Spice: S404 enable COM port: *#42253646633# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200 S410 engineer mode: *#3646633# S900 software version: *#8375# S900 serial no: *#33778# Service codes Philips: S200 enable COM port: *#3338913# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200 Service codes “Chinese” models: default user code: 1122, 3344, 1234, 5678 Engineer mode: *#110*01# Factory mode: *#987# Enable COM port: *#110*01# -> Device -> Set UART -> PS Config -> UART1/115200 Restore factory settings: *#987*99# LCD contrast: *#369# software version: *#800# software version: *#900# Service codes BenQ: software version: *#300# test mode: *#302*20040615# Service codes Pantech: software version: *01763*79837# service menu: *01763*476# reset defaults (phone/user code reset to default): *01763*737381# Service codes VK-Mobile 3xx, 5xx: software version: *#79# software version: *#837# service menu: *#85*364# (hold #) Service codes Motofone-F3: Motofone F3 software version: **9999* Send***300* Set SIM Pin ***310* / ***311* SIM Pin ON | OFF ***000* Reset Factory settings ***644* Set Voicemail number ***260* / ***261* Auto keypad lock ON | OFF ***510* / ***511* Voice Prompts ON | OFF ***160* / ***161* Restricted Calling (Phonebook only) ON | OFF ***200608* Send: software version ***200606* Send: software version ***200806* Send: flex version ***250* / ***251* Keypad tones ON | OFF ***470* Select time format***500* /***501* Prepaid Balance Display ON | OFF ***520* Change language Service codes Motorola: C113, C114, C115, C115i, C116, C117, C118 software version: #02#* C138, C139, C140 software version: #02#* C155, C156, C157 software version: #02#* C257, C261 software version: #02#* V171, V172, V173 software version: #02#* V175, V176, V176 software version: #02#* C168, W220 software version: *#**837#W208, W375 software version: #02#*
*#8375# Show Software Version CONFIRMED *#1234# A2DP ACP Mode CONFIRMED *#1234# A2DP INT Mode CONFIRMED *#0000# + Send : Set Default Language CONFIRMED *#0007# + Send : Set Language to Russian CONFIRMED *#0033# + Send : Set Language to French CONFIRMED *#0034# + Send : Set Language to Spanish CONFIRMED *#0039# + Send : Set Language to Italian CONFIRMED *#0044# + Send : Set Language to English CONFIRMED *#0049# + Send : Set Language to German CONFIRMED *#0066# + Send : Set Language to Thai CONFIRMED *#0084# + Send : Set Language to Vietnamese CONFIRMED *#0966# + Send : Set Language to Arabic CONFIRMED CHINESE MODELS: default user code: 1122, 3344, 1234, 5678 Engineer mode: *#110*01# Factory mode: *#987# Enable COM port: *#110*01# -> Device -> Set UART -> PS Config -> UART1/115200 Restore factory settings: *#987*99# LCD contrast: *#369# software version: *#800# software version: *#900# set default language: *#0000# Send set English language: *#0044# Send set English language (new firmware): *#001# Send also ========== Service codes BenQ: software version: *#300#test mode: *#302*20040615# Service codes Pantech: software version: *01763*79837# service menu: *01763*476# reset defaults (phone/user code reset to default): *01763*737381# Service codes 3xx, 5xx: software version: *#79# software version: *#837# Service codes VK200, VK2000, VK2010, VK2020, VK4000: software version: *#79# service menu: *#9998*8336# (hold #) reset defaults (phone/user code reset to default): *#9998*7328# (hold #) Service codes LG: software version: 2945#*# Service codes Sony-Ericsson: J100 software version: #82# Service codes Fly: 2040(i) reset defaults: *#987*99# SendMX200 reset defaults: *#987*99# Send MX200 software version: *#900# Send SL300m reset defaults: *#987*99# Send SL300m software version: *#900# Send SL500m reset defaults: *#987*99# Send SL500m software version: *#900# Send MP500 reset defaults: *#987*99# Send MP500 software version: *#900# Send Set language to English: *#0044# Set language to Russian: *#0007# Service codes Konka: C926 software version: *320# Send C926 set default language: *#0000# Send C926 set English language: *#0044# Send Service codes GStar: GM208 (Chinese Nokea 6230+) engineering menu: *#66*# Set language to English: *#0044# Set language to Russian: *#0007# Service codes Motofone: Motofone F3 software version: **9999* Send C113, C114, C115, C115i, C116, C117, C118 software version: #02#* C138, C139, C140 software version: #02#* C155, C156, C157 software version: #02#* C257, C261 software version: #02#* V171, V172, V173 software version: #02#* V175, V176, V176 software version: #02#* C168, W220 software version: *#**837# W208, W375 software version: #02#* ZTE Mobile:>1- *938*737381# 2- PHONE WILL DIPLAYED DONE 3- POWER OFF YOUR PHONE AND POWER ON AGAIN alcatel:>E205 unlocking phone code,only press***847# without simcard E900 software version: *#5002*8376263# E900 full reset: *2767*3855# Service codes Spice: S404 enable COM port: *#42253646633# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200 S410 engineer mode: *#3646633# S900 software version: *#8375# S900 serial no: *#33778# Service codes Philips: S200 enable COM port: *#3338913# -> Device -> Set UART -> PS -> UART1/115200 Service codes “Chinese” models: default user code: 1122, 3344, 1234, 5678 Engineer mode: *#110*01# Factory mode: *#987# Enable COM port: *#110*01# -> Device -> Set UART -> PS Config -> UART1/115200 Restore factory settings: *#987*99# LCD contrast: *#369# software version: *#800# software version: *#900# Service codes BenQ: software version: *#300# test mode: *#302*20040615# Service codes Pantech: software version: *01763*79837# service menu: *01763*476# reset defaults (phone/user code reset to default): *01763*737381# Service codes VK-Mobile 3xx, 5xx: software version: *#79# software version: *#837# service menu: *#85*364# (hold #) Service codes Motofone-F3: Motofone F3 software version: **9999* Send***300* Set SIM Pin ***310* / ***311* SIM Pin ON | OFF ***000* Reset Factory settings ***644* Set Voicemail number ***260* / ***261* Auto keypad lock ON | OFF ***510* / ***511* Voice Prompts ON | OFF ***160* / ***161* Restricted Calling (Phonebook only) ON | OFF ***200608* Send: software version ***200606* Send: software version ***200806* Send: flex version ***250* / ***251* Keypad tones ON | OFF ***470* Select time format***500* /***501* Prepaid Balance Display ON | OFF ***520* Change language Service codes Motorola: C113, C114, C115, C115i, C116, C117, C118 software version: #02#* C138, C139, C140 software version: #02#* C155, C156, C157 software version: #02#* C257, C261 software version: #02#* V171, V172, V173 software version: #02#* V175, V176, V176 software version: #02#* C168, W220 software version: *#**837#W208, W375 software version: #02#*
05/02/12
TIPS MERAWAT HP BIAR AWET
lama termasuk juga
diulas tentang merawat
baterai handphone, yang
goceng blog kutip dari
kompasiana :
1. Biasakan mencharge baterai dalam kondisi Hp non-aktif. Ini dimaksudkan agar kondisi dan umur baterai tidak cepat drop. Alasannya adalah, karena bila sering mencharge dalam posisi Hp aktif, maka aliran daya listrik akan terus mengalir ke baterai tersebut dan kadang mengakibatkan baterai ‘hamil’ alias membengkak. Lain cerita jika teknologi Hp-nya sudah mengadopsi fitur ‘aliran listrik terputus otomatis’ saat daya sudah penuh. Fitur ini hanya bisa dijumpai pada Hp keluaran tahun 2008 ke atas. Dan rata-rata waktu mencharge Hp antara 1 – 3 jam untuk baterai yang masih normal.
2. Membersihkan seluruh permukaan casing dan layar Hp dengan minyak telon atau tissue khusus. Ini dimaksudkan agar kondisi dan tampilan Hp tetap ‘cling’ seperti baru, juga menghilangkan bercak keringat tangan atau debu. Lakukan saja secara rutin seminggu sekali. Alasannya adalah, minyak telon tidak merusak lapisan casing (plastik ataupun stainless) dan tidak meninggalkan jejak pada Hp karena sifat zatnya yang lembut. Berbeda bila anda memakai alkohol atau cairan keras lainnya, justru malah membuat semakin kusam dan merusak lapisan casing Hp tersebut.
3. Pakailah sarung silicon yang sesuai. Ini dimaksudkan agar mengurangi benturan saat Hp terjatuh, atau meminimalkan goresan yang terjadi. Jangan membiasakan memakai sarung yang terbuat dari kulit atau bahan keras yang lain. Alasannya adalah, silicon terbuat dari bahan yang elastis dan lentur mengikuti bentuk Hp. Berbeda dengan sarung kulit yang malah bisa membuat Hp lecet dan tergores oleh kancing besi atau magnet yang terdapat pada sarung itu. Bahkan tak jarang magnet tersebut menarik LCD Hp menjadi bias. Kecuali sarungnya berkelas seperti merek Wellcomm, Royal, Solid, Alvaro, dll. Yang penting jangan memakai sarung cap Gajah Duduk, wkwkwk…
4. Gunakan accessories original atau bermerek. Ini dimaksudkan agar handset anda terhindar dari kerusakan permanen karena alat pendukung yang tidak kompatibel. Alasannya adalah, accessories tiruan sering kali tidak mengikuti prosedur baku yang sudah ditetapkan oleh produsen Hp. Selain baterai, mungkin dibenarkan untuk tidak memakai yang original. Di pasaran memang selisih harga antara yang asli dan tiruan sangat jauh. Tetapi utamakan kwalitas dan kepuasan, itung2 sayang sama diri sendiri koq. Hehehe..
5. Matikan Bluetooth, Wi-fi, GPRS, bila sedang tidak digunakan. Ini dimaksudkan agar konsumsi baterai tidak cepat habis karena tersedot oleh fitur tadi. Selain itu agar Hp anda aman dari virus melalui bluetooth yang disebarkan oleh orang-orang iseng karena mendapat sinyal bluetooth dari Hp anda.
6. Simpan Hp di dalam dusnya, gak usah dipakai. Atau taruh aja di lemari.. di jamin awet.hewahahahaa... becanda pren..!!!!
Sumber: arix4.blogspot.com
1. Biasakan mencharge baterai dalam kondisi Hp non-aktif. Ini dimaksudkan agar kondisi dan umur baterai tidak cepat drop. Alasannya adalah, karena bila sering mencharge dalam posisi Hp aktif, maka aliran daya listrik akan terus mengalir ke baterai tersebut dan kadang mengakibatkan baterai ‘hamil’ alias membengkak. Lain cerita jika teknologi Hp-nya sudah mengadopsi fitur ‘aliran listrik terputus otomatis’ saat daya sudah penuh. Fitur ini hanya bisa dijumpai pada Hp keluaran tahun 2008 ke atas. Dan rata-rata waktu mencharge Hp antara 1 – 3 jam untuk baterai yang masih normal.
2. Membersihkan seluruh permukaan casing dan layar Hp dengan minyak telon atau tissue khusus. Ini dimaksudkan agar kondisi dan tampilan Hp tetap ‘cling’ seperti baru, juga menghilangkan bercak keringat tangan atau debu. Lakukan saja secara rutin seminggu sekali. Alasannya adalah, minyak telon tidak merusak lapisan casing (plastik ataupun stainless) dan tidak meninggalkan jejak pada Hp karena sifat zatnya yang lembut. Berbeda bila anda memakai alkohol atau cairan keras lainnya, justru malah membuat semakin kusam dan merusak lapisan casing Hp tersebut.
3. Pakailah sarung silicon yang sesuai. Ini dimaksudkan agar mengurangi benturan saat Hp terjatuh, atau meminimalkan goresan yang terjadi. Jangan membiasakan memakai sarung yang terbuat dari kulit atau bahan keras yang lain. Alasannya adalah, silicon terbuat dari bahan yang elastis dan lentur mengikuti bentuk Hp. Berbeda dengan sarung kulit yang malah bisa membuat Hp lecet dan tergores oleh kancing besi atau magnet yang terdapat pada sarung itu. Bahkan tak jarang magnet tersebut menarik LCD Hp menjadi bias. Kecuali sarungnya berkelas seperti merek Wellcomm, Royal, Solid, Alvaro, dll. Yang penting jangan memakai sarung cap Gajah Duduk, wkwkwk…
4. Gunakan accessories original atau bermerek. Ini dimaksudkan agar handset anda terhindar dari kerusakan permanen karena alat pendukung yang tidak kompatibel. Alasannya adalah, accessories tiruan sering kali tidak mengikuti prosedur baku yang sudah ditetapkan oleh produsen Hp. Selain baterai, mungkin dibenarkan untuk tidak memakai yang original. Di pasaran memang selisih harga antara yang asli dan tiruan sangat jauh. Tetapi utamakan kwalitas dan kepuasan, itung2 sayang sama diri sendiri koq. Hehehe..
5. Matikan Bluetooth, Wi-fi, GPRS, bila sedang tidak digunakan. Ini dimaksudkan agar konsumsi baterai tidak cepat habis karena tersedot oleh fitur tadi. Selain itu agar Hp anda aman dari virus melalui bluetooth yang disebarkan oleh orang-orang iseng karena mendapat sinyal bluetooth dari Hp anda.
6. Simpan Hp di dalam dusnya, gak usah dipakai. Atau taruh aja di lemari.. di jamin awet.hewahahahaa... becanda pren..!!!!
Sumber: arix4.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)
